Arahan bagi Peserta LAPP, Kapus PPB: Keputusan Kecil yang Konsisten Menjadi Kunci Pencapaian Besar
Arahan bagi Peserta LAPP, Kapus PPB: Keputusan Kecil yang Konsisten Menjadi Kunci Pencapaian Besar

Jakarta: Pusat Pengembangan Bahasa (PPB) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta memberikan pembekalan kepada peserta Language and Academic Preparation Program (LAPP) sebagai bagian dari persiapan menghadapi studi lanjut di luar negeri. Program ini diarahkan tidak hanya untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris, khususnya IELTS, tetapi juga memperkuat kesiapan akademik, riset, dan personal peserta. Program ini merupakan Kegiatan Kolaborasi PPB UIN Jakarta dengan Puspenma Kementerian Agama dan LPDP Kementerian Keuangan.

Kepala PPB UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Kustiwan Syarif, S.Ag., M.A., Ph.D., dalam arahannya mengajak peserta memandang masa persiapan sebagai proses membangun kebiasaan dan konsistensi. Berbagi pengalaman perjalanan akademiknya, Kustiwan menekankan bahwa pencapaian besar tidak selalu lahir dari satu keputusan besar, tetapi merupakan akumulasi dari keputusan-keputusan kecil yang dilakukan secara konsisten.

“Dalam konteks akademik, konsistensi itu yang paling penting. Keputusan-keputusan besar itu banyak yang sebetulnya tidak berdiri sendiri, tetapi buatlah keputusan positif yang kecil tadi.” jelasnya.

Menurut Kapus PPB Periode 2024-2027 ini, kebiasaan sederhana seperti membaca, menulis, dan menyelesaikan tugas secara konsisten dapat memberikan dampak yang signifikan dalam jangka panjang. Karena itu, peserta didorong untuk tidak meremehkan keputusan-keputusan kecil selama mengikuti program, sebab proses tersebut menjadi bagian dari upaya mencapai target akademik yang lebih besar.

Sementara itu, Kepala Program LAPP, Dadan Nugraha, M.Pd., Ph.D., menjelaskan bahwa PPB merancang program dengan memperhatikan kebutuhan peserta untuk menghadapi lingkungan akademik internasional. Selain fokus pada IELTS, peserta juga memperoleh porsi mentoring, termasuk dalam penyusunan proposal dan penguatan fundamental research.

“Fokus kita itu ke IELTS, walaupun ada juga yang sebetulnya tidak terlalu membutuhkan. Dan yang akan kita highlight adalah fundamental research yang akan kita siapkan.”

Dadan juga menekankan pentingnya mempersiapkan diri sejak sekarang, termasuk dalam membangun kesiapan personal dan keluarga sebelum menjalani studi di luar negeri. Berdasarkan pengalaman PPB dalam mendampingi program persiapan studi sebelumnya, tantangan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan akademik, tetapi juga bagaimana peserta mengondisikan diri dan keluarganya untuk menghadapi perubahan lingkungan dan kehidupan selama studi.

Melalui LAPP, PPB UIN Syarif Hidayatullah Jakarta berupaya menghadirkan proses persiapan yang lebih komprehensif. Peserta tidak hanya diarahkan mencapai target kemampuan bahasa, tetapi juga membangun kapasitas riset, kesiapan personal, serta jejaring yang dapat dikembangkan selama dan setelah menempuh studi di luar negeri.

Dengan demikian, LAPP menjadi ruang pembentukan kesiapan akademik dan personal secara bertahap. Sebagaimana ditekankan Kustiwan, keberhasilan yang besar dapat dibangun dari keputusan-keputusan positif yang kecil, dilakukan secara konsisten, dan dijalani dengan kesadaran terhadap tujuan yang hendak dicapai.